Gue sempat memandang jurnalis dan wartawan sebagai profesi yang keren. Bahkan ketika kecil gue pernah bercita-cita menjadi wartawan. Sebab di mata gue, pekerjaan mereka begitu mulia. Yakni menayangkan berita supaya orang-orang bisa tau informasi terkini. Membuka mata masyarakat tentang keadaan dunia luar.
![]() |
| Sumber |
Namun keinginan itu berangsur-angsur menghilang. Karena dalam beberapa tahun terakhir, gue melihat profesi ini seperti kehilangan wibawanya. Terutama sejak penggunaan media online mulai merajalela. Para ‘jurnalis’ atau ‘wartawan’ itu lebih mementingkan traffic (jumlah pembaca) ketimbang kualitas informasi.
Akibatnya bisa kita lihat. Berita yang berseliweran di internet kini banyak yang ngga bermutu. Apalagi kalo berasal dari portal berita abal-abal. Ya tujuannya emang tercapai, jumlah traffic membludak. Tapi apakah cuma sebatas itu tujuan yang ingin dicapai? Serendah itukah?
Ke mana perginya para jurnalis yang dulu dianggap sebagai sosok cerdas dan berwibawa?

