Showing posts with label Nosleep. Show all posts
Showing posts with label Nosleep. Show all posts

Wednesday, 25 January 2017

Warung Tenda


Aku tidak suka bekerja lembur.

Aku tidak mau membuang waktuku di kantor hanya untuk melakukan pekerjaan yang sebenarnya dapat kulakukan di rumah. Dan biasanya aku selalu menolak untuk bekerja lembur walau atasanku sudah memaksa.

Namun kemarin malam, aku terpaksa bekerja lewat jam pulang kantor. Sebab ada sebuah pekerjaan yang membutuhkan kerjasama dari anggota divisiku yang lain. Dan itu akan lebih efektif jika dikerjakan melalui tatap muka langsung.

Waktu menunjukkan pukul setengah satu pagi ketika kami akhirnya berhasil merampungkan pekerjaan tadi. Raut muka suntuk dan lelah terlihat jelas di wajah rekan-rekanku. Tak terkecuali aku. Ditambah lagi dengan kondisi perutku yang sedikit keroncongan akibat hanya diberikan sepotong roti untuk menemaniku bekerja.

Ya, satu lagi hal buruk yang selalu terjadi ketika kami bekerja lembur. Tak ada makanan berat yang disediakan. Hanya sepotong roti plus secangkir kopi.

Lalu kenapa kami tak membeli makanan sendiri?

Thursday, 15 December 2016

Tangis Kematian


Aku tak kuasa menolak ketika diharuskan berpindah tugas ke wilayah yang sama sekali asing untukku.

“Tak mudah untuk bisa masuk ke perusahaan ini. Jangan macam-macam, ikuti saja aturannya.” ujar mereka.

Iya, mereka ada benarnya. Memang sulit sekali bagiku untuk bisa masuk ke perusahaan ini dan mencapai posisiku sekarang.

Maka, aku menurut saja ketika perusahaan menugaskanku untuk pindah ke sebuah daerah terpencil. Daerah ini sebenarnya tidak terlalu jauh dari pusat kota, mungkin hanya sekitar dua jam berkendara dengan mobil. Namun, entah mengapa suasananya kurasakan begitu sunyi dan mencekam.




Aku tinggal di sebuah rumah yang sudah disediakan oleh perusahaan. Rumah ini berada dalam sebuah kompleks perumahan yang baru selesai dibangun. Dan terletak di areal hutan yang jarang dimasuki warga. Bagian paling mengesalkannya, rumahku tepat berada di pojok lokasi perumahan. Sehingga berbatasan langsung dengan hutan belantara pada bagian belakang dan samping kirinya.

Seminggu lalu, rekan-rekan kerjaku berinisiatif untuk mengadakan semacam pengajian di rumah ini. Mereka berpendapat bahwa setiap rumah yang dibangun di atas tanah kosong pasti telah ditempati oleh sesuatu. Oleh karenanya, pengajian perlu dilakukan agar para penunggu itu mau pergi. 

Aku sendiri tidak percaya dengan hal-hal konyol semacam itu. Menggelikan.